Minggu, 08 Mei 2011

Esok Lusa Kumenunggu

Hujan telah reda,
Kamar ini masih terdengar indang dimulai
Menyayikan ratapan si anak pisang

Barangkali ia lupa akan almanak
Ada lingkaran tanggal, tepat pada angka itu
Dicuretnya dengan warna hati dan dituliskan “ kumenunggu”

Sampai habis indang, dia tetap menatapi jemu
Pada almanak, kelihatannya ia terpisu
Ia tak tahu sampai kapan harus menunggu, dalam lingaran warna hati

Padang, Batas November 2010

Terbit di Padang Ekspres halaman Puisi, Minggu 20 Maret 2011