Minggu, 08 Mei 2011

Nilam

; Dedy Arsya

Hari ini baru saja basah,
Sisa hujan, angin, serta ranting nan patah
Matahari sepertinya mengintip merayap-rayap
Pinang dan segerombolan pohon tebat
Hilang di belantara suara

Daun-daun melambai
Jauh berjatuhan ke liang sunyi
Getar rumput di sekitar mata kaki
Seperti kobaran api lilin
Di tengah kelam, yang kau tanam
Tumbuh tapak-tapak nilam
Ia berdiri,
Ia berlari
Biarkan pematang hijau berjalan
Serta seretan
Yang kau tanam.

Padang, Januari 2010

Terbit di Padang Ekspres halaman Puisi, Minggu 20 Maret 2011